Geopolitik
Pergerakan Gold, DXY, dan Oil di Tengah Risiko Inflasi Global
TSI UPDATE — BERITA EKONOMI GLOBAL
Jumat, 23 Oktober 2026
Pasar keuangan global menghadapi tekanan dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap inflasi. Kenaikan harga minyak menjadi perhatian utama karena berpotensi meningkatkan biaya energi dan transportasi, sehingga memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat.
Gold (XAUUSD)
Harga emas mengalami tekanan jual dan sempat menembus level psikologis US$4.000 pada sesi Asia, dengan level terendah yang dilaporkan mencapai US$3.986,74. Penurunan ini terjadi ketika pasar mempertimbangkan risiko inflasi akibat kenaikan harga energi serta kemungkinan suku bunga Amerika Serikat bertahan tinggi lebih lama.
Secara teknikal, penembusan level US$4.000 memperlihatkan meningkatnya tekanan bearish. Pasar selanjutnya akan memperhatikan kemampuan harga untuk kembali bertahan di atas level tersebut atau melanjutkan penurunan menuju area support berikutnya.
Oil (WTI)
Harga minyak mentah Amerika Serikat menguat hingga menembus US$99 per barel dalam perdagangan sebelumnya. Kenaikan tersebut didukung oleh kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat juga memberikan dukungan terhadap harga.
Jika harga minyak bertahan tinggi, biaya produksi dan transportasi berpotensi meningkat. Kondisi ini dapat memperlambat penurunan inflasi dan memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.
US Dollar Index (DXY)
Indeks dolar Amerika Serikat bergerak di sekitar 101,50 dalam laporan perdagangan sebelumnya. Dolar menghadapi tekanan dari data ekonomi yang melemah, tetapi berpotensi memperoleh dukungan apabila kenaikan harga energi memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama.
Arah DXY masih bergantung pada perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, imbal hasil obligasi Treasury, dan ekspektasi kebijakan The Fed. Oleh karena itu, kenaikan harga minyak tidak serta-merta menjamin penguatan dolar.
Kesimpulan Pasar
Secara fundamental, emas menghadapi tekanan bearish, sedangkan minyak memperoleh dukungan dari risiko pasokan dan geopolitik. Sementara itu, arah dolar masih dipengaruhi oleh pertentangan antara pelemahan data ekonomi dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.
Pelaku pasar perlu mencermati perkembangan geopolitik, pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta data ekonomi berikutnya. Untuk perdagangan XAUUSD, konfirmasi struktur harga dan level support-resistance tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan.